bukan bermaksud skeptis, tapi ada beberapa hal yang mengganjal pikiranku terkait ospek. dah paham kan arah pembicaraannya? ospek, mos, atau semacamnya (kata dosen2ku yang pernah keluar negeri) hanya ada di Indonesia. kata mereka, di luar negeri ga ada yang namanya ospek(ya iyalah yau. ospek kan bahasa indo). selama ini orang2 selalu berpendapat negatif tentang ospek. omaigod.. cetek banget sih pikiran mereka. payah! kalian menyebut diri kalian dewasa? kalian dewasa, tapi tak mendewasakan. INGAT! TAK MENDEWASAKAN!!
ospek itu harusnya keras, kawan. keras dan tegas. ospek bukan suatu momen sepele yang isinya cuma "penyiksaan" para maba oleh para senior. cuma senior goblog dan lengob yang melakukan itu. ospek adalah momen pendewasaan diri. katanya ospek berfungsi untuk mengubah dari siswa ke mahasiswa, tapi kok lembek gini? masa iya ntar di suatu masa ada komdis/tatib mau nyuruh maba tapi pake gaya ala putri solo? hoek banget tuh ospek. apa2an banget lho. coba deh kalian yang udah ngalamin kerasnya hidup, bangga ga pernah dikerasin? aku sih bangga. toh aku dibentak karena emang salahku sendiri.
inilah guys yang memprihatinkan dari negara kita. sistem pendidikan melembek, sistem orientasi melembek, hukum melembek, semuanya melembek. lama2 negara kita udah kaya negara yang ada di mainan monopoli internasional. paham? ada di posisi termurah maksudnya. iya, termurah karena negara ini udah "kehilangan" harganya. apalah jadinya negara ini tanpa ospek? mau jadi apa penerus negara ini nantinya? aku yang seperti ini aja masih merasa kalo masa ospekku lembek, apalgi yang lain? cuma kaum2 manja yang menganggap ospek itu keras. kalian itu punya otak kan? oh, iya. otak mereka kan kecil. kecil, ga imbang karena letaknya bukan di tengah tapi kanan-kiri, dan di bawah lubang dubur. napa? ga trima? kalo ga trima ya naikin tuh kualitas kalian. jangan bangga jadi mahasiswa biasa. jangan bangga dengan IP di atas 3. banggalah saat kalian bisa membawa perubahan. negara ini butuh penggedor, bukan penyangga. negara ini ga butuh orang pintar, dia butuh orang cerdas. bukan cerdas "menyimpan" uang, tapi memanfaatkannya. kalian ini "iron stock". barang baru. jadilah generasi yang cerdas. bukan generasi "ecek2" yang mudah galau. jangan cuek sama negara deh. negara ini butuh "iron stock" berkualitas tinggi, bukan besi murahan, apalagi yang udah karatan.
that's it. think it with your brain! NOT YOUR KNEE.