bentar.. cari pustaka dulu..
.....<moment later>.....
Wisata alam Posong, sebuah tempat wisata yang terbilang baru. Lokasinya
berada pada ketinggian sekitar 2.000 mdpl. Wisata alam Posong ini tidak
begitu jauh dari alun-alun Temanggung, tepatnya di Desa Tlahap,
kecamatan Kedung (Citizen6, 2014).
Posong menawarkan pemandangan yang indah karena dari sini Anda dapat
melihat tujuh puncak gunung sekaligus yaitu Gunung Sumbing, Merapi,
Merbabu, Telomoyo, Andong, Ungaran dan Gunung Muria. Dengan latar
belakangnya adalah Gunung Sindoro.
Selain itu, Anda juga dapat melihat sunrise yang istimewa di Posong.
Wisata alam Posong juga cocok dijadikan sebagai tempat untuk berekreasi
bersama keluarga, berkemah bersama teman-teman, atau sekedar untuk
menjernihkan pikiran (Citizen6, 2014).
Di wisata alam Posong, terdapat tiga gardu dengan luas yang sama yang
dapat dijadikan sebagai tempat lesehan yang nyaman dengan pemandangan
Gunung Sumbing yang terlihat besar.Juga ada bangunan pendukung seperti
mushala, kamar mandi, dan sebuah warung kopi yang menawarkan kopi dan
gorengan (Citizen6, 2014).
Konon pada zaman penjajahan Belanda, Pangeran Diponegoro terdesak oleh tentara kompeni sampai hutan lereng Gunung
Sindoro. Sambil beristirahat bersama sisa pasukannya, Pangeran Diponegoro menyusun strategi, dibantu penduduk setempat beliau mengintruksikan agar
membuat pos. Beberapa prajurit justru menentang pembuatan pos tersebut. Dalam benak pikiran sebagian
prajurit tersebut mengatakan "kita ini sudah terdesak. Bukankah didalam pos
justru akan mempermudah pasukan Belanda meringkus kita? ".Akan tetapi
setelah dipresentasikan akhirnya terjadilah kesepakatan bersama. Dengan
kelihaiannya dalam menerapkan strategi perang, Pangeran Diponegoro membuat pos tersebut
hanyalah sebagai tipu daya untuk mengelabuhi keberingasan kompeni, pos tersebut hanyalah alat untuk memancing tentara kompeni supaya menyerang. Diluar dugaan,
pos tersebut merupakan pos kosong. Karena kelelahan dan dikepung oleh Prajurit Diponegoro dan dibantu oleh penduduk setempat akhirnya Belanda menyerah. Dari
singkatan POS Kosong terciptalah nama POSONG (Pramono, S.H., 2012).
demikian yang dapat saya sampaikan. kurang lebihnya mohon maaf. wass..... eh, belum selesai ding. baru juga mau dimulai. :p